Selasa, 29 Mei 2012

Demo Buruh Menolak Kenaikan Harga BBM di Awal Tahun 2012






Di awal tahun 2012 pemeritahan Indonesia mengalami gocangan perekonomian dari sisi harga minyak dunia yang selalu meningkat secara terus menerus. Hal ini membuat para dewan perwakilan rakyat di DPR melakukan sidang paripurna untuk menyingkapi kenaikan harga minyak dunia.

Isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sebelum sidang paripurna pun terdengar oleh kalangan masyarakat Indonesia. Hal ini membuat para aktifis dan mahasiswa mengecam kenaikan harga BBM, karena kenaikannya dapat mengsengsarakan rakyat kecil. Kerusuhan pun tak terhidari antara mahasiswa dengan aparat hukum.

Jumat 30 april 2012 para ratusan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) dan Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik Mesin (LEM)  tumpah ruang di Bundaran Hotel Indonesia (HI) untuk melakukan demonstrasi menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Hal ini menimbulkan suatu kemacetan total di kawasan tersebut. Selain itu juga terjadinya ketegangan antara mahasiswa dan aparat di jalan salemba raya yang mengakibatkan 1 unit mobil armada aparat terbakar oleh aksi kebrutalan mahasiswa.

Aksi kebrutalan mahasiswa tersebut merupakan bentuk dari kekecewaan pemerintah yang tidak melihat kondisi kehidupan masyarakat menengah kebawah saat ini. Akan tetapi sangat di sayangkan tindakan kebrutalan mahasiswa tersebut, karena hali ini merusak citra mahasiswa sebagai masyarakat yang berintelektual.

Sebaiknya pemerintah itu menyadari bahwa sebelum membuat wancana untuk menaikan harga BBM, pemerintah harusnya mencari alternatif lain untuk memanfaatkan sumber daya alam yang kita miliki. Karena sebagian besar perekonomian masyarakat Indonesia adalah menegah kebawah, hal ini membuat kesensitifan masyarakat yang nantinya dapat menimbulkan suatu kerusahan.  

REFERENSI :